BERITA DAN ACARA

 

Konsultasi Nasional Mahasiswa Teologi di Indonesia (KNMTI) PERSETIA

Sebagai salah satu anggota yang aktif dalam organisasi PERSETIA (Perhimpunan Sekolah-sekolah Teologi di Indonesia), STT Aletheia Lawang mengutus Sdri. Seliana, Sdr. Natanael Tri Melyanto, dan Sdri. Kezia Ivanna Maramis (ketiganya merupakan mahasiswa semester 5) untuk menghadiri Konsultasi Nasional Mahasiswa Teologi di Indonesia (KNMTI), Senin-Rabu 25-27 Oktober 2021 secara daring (Zoom Meeting) dengan tema Pemuda, Identitas Agama, dan Ruang Publik.

Dalam kerangka acuan panitia acara yang dikirimkan melalui surel menyatakan bahwa mahasiswa teologi sebagai pemuda adalah generasi masa kini dan masa depan yang perlu menggumuli bersama-sama realitas masa kini. Melalui tema Pemuda, Identitas Agama, dan Ruang Publik, para mahasiswa peserta konsultasi diajak untuk membuat pemetaan terhadap permasalahan-permasalahan yang terjadi dan menelusuri akar permasalahan guna menggagas sebuah langkah konkrit keluar dari permasalahan tersebut. Juga agar para mahasiswa dapat membangun komitmen bersama untuk menjadi subyek pelayanan di gereja dan masyarakat dengan segala potensinya, serta menjadi agen-agen perdamaian lintas agama.

Beberapa topik yang dibahas selama penyelenggaraan adalah sebagai berikut:
Hari Pertama
1. Kaum Muda Berteologi di Ruang Publik
Pemateri: Hans A. Harkamaputra, Ph.D
2. Radikalisme dan Kaum Muda
Pemateri: Moh. Suaib Tahir Bidang Pencegahan, Perlindungan dan Deradikalisasi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT)
3. Cerdas Bermedia Melawan Radikalisme
Pemateri: Bpk. Ang Wie Hay, M. Sc., M. Div.

Hari Kedua
1. Pemuda Melawan Radikalisme: Perspektif Kristen Protestan
Pemateri:
• Abdiel Fortunatus Tanias (Biro Pemuda PGI)
• Roberto Duma Buladja (Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia Ketua Bidang Pendidikan Kader dan Kerohanian
• Pdt. Eklin Amtor de Fretes (Individu)
2. Pemuda Melawan Radikalisme: Perspektif Lintas Agama
• Redy Saputro (Ketua Peace Leader - The Asian Muslim Action Network (AMAN) Indonesia))
• Romo Wilhelmus Yornes Panggur OFM (Perwakilan Gereja Katolik)
• Tialin Barutu (Advisor Youth Interfaith Peacemaker Community (YIPC)
3. Presentasi 5 Paper Terbaik

Hari Ketiga
1. Pentas Kampanye “Pemuda Melawan Radikalisme”
2. Diskusi Kelompok
3. Pleno Rencana Tindak-Lanjut

Untuk penyelenggaraan Konsultasi Nasional Mahasiswa Teologi di Indonesia (KNMTI) tahun 2021 ini, STT Aletheia Lawang berhasil menyabet juara 1 untuk kategori lomba Konten Video yang bertema Pemuda Melawan Radikalisme. Ini tentu saja membanggakan karena peserta lomba cukup banyak di antara 200 lebih peserta konsultasi nasional tersebut.

Melalui kegiatan Konsultasi Nasional Mahasiswa Teologi di Indonesia (KNMTI) 2021 ini, diharapkan agar peserta dapat mendalami tema “Pemuda, Identitas Agama, dan Ruang Publik” yang berdampak pada kehidupan bergereja maupun pendidikan teologi di Indonesia, dengan berfokus pada isu radikalisme di kalangan kaum muda dan bagaimana mengatasinya melalui cerdas bermedia. Soli Deo Gloria.

Posted on 29 October 2021



Diskusi Teologi Kontemporer: Disabilitas

Disabilitas merupakan topik yang sedang ramai diperbincangkan selain pandemi covid 19. Secara umum, disabilitas yang berarti ketidakmampuan seseorang untuk melakukan suatu aktivitas tertentu dibagi dalam 4 klasifikasi utama yaitu disabilitas fisik, disabilitas sensorik, disabilitas intelektual, dan disabilitas mental. Dan untuk diskusi teologi ini, akan difokuskan kepada disabilitas secara fisik.

Oleh sebab itu, pada hari Kamis, 14 Oktober 2021 bertempat di Auditorium Sola Gratia, mahasiswa STT Aletheia Lawang mengikuti Diskusi Teologi Kontemporer dengan tema Disabilitas dengan pembicara Pdt. Linus Baito, M.Th. (Humas dan dosen tetap STT Aletheia). Untuk memperkaya wawasan peserta diskusi, Pdt. Linus membagi kelompok bahasan sesuai tema yang mencakup aspek sudut pandang disabilitas dari segi Biblika, Teologis, Pastoral, dan Misional.

Melalui berbagai aspek sudut pandang yang saling terkait terhadap disabilitas itulah, Pdt. Linus memberikan refleksi tindakan nyata yang wajib peserta diskusi lakukan terhadap penyandang disabilitas karena mereka juga adalah ciptaan Tuhan yang mempunyai derajat yang sama di hadapan-Nya.

Kegiatan Diskusi Teologi ini diikuti oleh seluruh mahasiswa yang tinggal di asrama ditambah dengan beberapa mahasiswa yang saat ini sedang melayani praktik satu tahun di gereja-gereja.

Kiranya melalui diskusi teologi kontemporer: Disabilitas ini, peserta mempunyai pandangan yang baru terhadap penyandang disabilitas dalam kaitannya pelayanan di gereja atau pelayanan untuk orang awam. Soli Deo Gloria.

Posted on 25 October 2021



Pelatihan Software Mendeley

Mendeley adalah software atau program aplikasi yang dikembangkan oleh Elsevier dalam mempermudah melakukan pengutipan/sitasi dan referensi pada suatu dokumen atau karya ilmiah.

Program aplikasi Mendeley ini sangat menolong bagi mahasiswa yang akan menyusun atau menulis tugas akhir seperti skripsi atau tesis. Melalui aplikasi Mendeley, penulis karya ilmiah sangat terbantu terutama ketika melakukan sitasi (kutipan) dari bahan karya ilmiah lainnya seperti buku, jurnal, e-book, artikel internet, dan lain-lain.

Melalui aplikasi ini juga, penulis karya ilmiah akan sangat tertolong selain menghindari salah ketik (typo) juga agar terjaga konsistensi pengutipan catatan kakinya dengan gaya penulisan yang diminta atau yang menjadi standar gaya penulisan suatu karya ilmiah. Karena dalam Mendeley, gaya penulisan sudah cukup lengkap tersedia, misalnya gaya penulisan American Psychological Association 7th edition, Harvard reference format, Turabian 8th edition, dan lain-lain.

Oleh karena pentingnya program aplikasi Mendeley bagi penulisan tesis mahasiswa, maka pada hari Senin, 27 September 2021, pkl. 13.00-16.00 wib, Program Studi Pascasarjana Magister Teologi STT Aletheia telah mengadakan Pelatihan Software Mendeley yang diikuti oleh mahasiswa dan alumni Prodi S-2. Sebagai pemateri adalah Bpk. Brury Eko Saputra, Th.M. yang dengan telaten membagikan ilmu secara teori dan praktik langsung kepada peserta.

Dalam pelatihan tersebut, Bpk. Brury juga memberikan tips-tips khusus dalam penggunaan aplikasi Mendeley mulai dari cara menginstal di computer hingga praktik penggunaan dalam karya tulis ilmiah.

Tujuan dari pelatihan ini adalah agar mahasiswa penyusun tesis dapat terbantu sehingga menghasilkan karya ilmiah tesis yang baik dan sesuai dengan gaya penulisan yang diminta oleh institusi. Soli deo Gloria.

Posted on 28 September 2021