Pandemi mengubah setiap aspek dalam setiap aktivitas manusia, namun bukan berarti pandemi menjadi alasan untuk berhenti berekspresi dan melakukan apresiasi seni dalam nuansa kebersamaan. Dan pada hari Sabtu, 20 Februari 2021 lalu, Tim Sie Kesenian STT Aletheia mengadakan kegiatan tahunannya yang dikenal Aletheia Arts Awards (AAA). AAA tahun ini adalah AAA kedua yang diadakan di masa pandemi setelah 2020 lalu. Februari tahun ini memiliki 2 hari penting yang telah dirayakan, yaitu Imlek dan Valentine. Maka tim Sie Kesenian memberikan tema Valentine Imlek In Pandemic. Berbeda dari tahun sebelumnya, AAA tahun ini diadakan dengan lebih memperhatikan protokol kesehatan. Menjaga jarak dan mengenakan masker serta menyediakan handsanitizer kepada peserta wajib dipenuhi selama berlangsungnya acara. Karena pembatasan jam malam, acara ini diselenggarakan pukul 16.00–18.00 WIB . Bila AAA di tahun-tahun sebelumnya diadakan di Chapel Malam, maka tahun ini AAA diadakan Auditorium Sola Gratia.
Para peserta yang mengikuti acara ini terdiri dari angkatan 2017 (Tingkat 4), angkatan 2018 (Tingkat 3), angkatan 2019 (Tingkat 2), dan angkatan 2020 yang dikenal secara universal sebagai angkatan corona (Tingkat 1). Selain mahasiswa, acara ini juga disaksikan oleh Bu Susan dan Bu Mega beserta anak-anak mereka. Selanjutnya, lomba-lomba tahun ini dirancang menggunakan sistem poin dan bukan berdasarkan juara per lomba seperti tahun sebelumnya. Jurinya juga diambil dari perwakilan tiap tingkat, sehingga acara ini benar-benar murni dari mahasiswa, oleh mahasiswa, dan untuk mahasiswa.
Ada 3 kategori lomba yang diadakan, yaitu:
- Pertama, Gulat Rima (Guri) yang dipandu oleh Christzefanya.
- Kedua, Berpacu Dalam Melodi yang dipandu oleh Christyana.
- Ketiga, Tok-tok Dance yang dipandu oleh Sdri. Elizabeth sebagai lomba yang baru pertama kali dicoba sepanjang sejarah AAA.
Dalam Gulat Rima, tiap tingkat wajib mengutus 2 orang sebagai tim yang diperlombakan untuk berbalas pantun pendek. Sesuai dengan undian dan tema yang sudah ditetapkan, Tingkat 1 yang diwakili oleh Dila dan Elhana harus melawan Tingkat 2 yang diwakili oleh Berkat dan Natan pada pertandingan pertama. Di pertandingan kedua, Tingkat 3 yang diwakili oleh Christo dan Daniel Tejo bertanding melawan Tingkat 4 yang diwakili oleh Fendi dan Debora.
Lomba Berpacu Dalam Melodi. Lomba ini diikuti oleh setiap anggota tingkat dengan bekerja sama dengan satu juru-jawab yang ditunjuk tiap tingkat. Juru-jawab tersebut antara lain: Victor (Tingkat 1), Deron (Tingkat 2), Fery (Tingkat 3), Yosep (Tingkat 4). Masing-masing beradu kecepatan, ketepatan, dan pengetahuan lagu yang dimiliki entah itu lagu sekular, rohani maupun hymne yang tersedia di masing-masing babak,
Lomba terakhir, Tok-tok Dance. Dalam permainan ini setiap perwakilan tingkat harus menunjukkan kekompakan mereka dalam menarikan setiap tarian yang sudah ditentukan oleh Sie Kesenian. Tingkat 1 diwakili Hildegard, Sasmitha dan Samuel. Tingkat 2 diwakili Whisma, Seliana, dan Kezia. Tingkat 3 diwakili Lois, Yusak dan Timoti. Tingkat 4 diwakili Sudarsono, Fendi, dan Debora. Dengan perwakilan juri dari tiap tingkat Reygita (Tingkat 1), Nirma (Tingkat 2), Untung (Tingkat 3), dan Monica (Tingkat 4) sesuai dengan syarat, yaitu menilai tingkat lain selain tingkatnya. Masing-masing tingkat menunjukkan kebolehan-kebolehannya dalam upayanya mencetak poin. Kesan seru, lucu, dan tidak jelas adalah tanggapan dari semua yang hadir di acara ini, dan tak jarang gelak tawa terdengar dari semua yang hadir kala itu.
Sebelum pembacaan skor ada babak
ice breaking, sembari mencari angpao yang sudah terselip di masing-masing
tempat duduk. Christyana memberikan beberapa pertanyaan sebagai syarat mendapat
angpao tambahan. Bu Susan juga dilibatkan dalam membuat pertanyaan spontan dan
turut memeriahkan suasana di babak
ini.
Hasil Aletheia Arts Awards (AAA) adalah adalah sebagai berikut:
- · Juara 1: Tingkat 1
- · Juara 2: Tingkat 3
- · Juara 3: Tingkat 4
- · Juara 4: Tingkat 2
Syukur kepada Tuhan karena acara ini bisa berjalan lancar. Semoga di masa pandemi ini, kita semua bisa tetap berkarya dan terus menyesuaikan diri di berbagai situasi dengan kesehatan yang kita miliki. Soli Deo Gloria.
Posted on 30 March 2021




