Pengabdian
Kepada Masyarakat merupakan satu standar yang diwajibkan oleh Badan Akreditasi
Nasional sebagai peran serta aktif institusi terhadap permasalahan lingkungan
sekitarnya. Di samping tujuan tersebut, berbagi kasih kepada warga terdampak bencana
juga adalah salah satu perintah dari Tuhan. Oleh karena itu, maka pada hari
Senin, 27 Desember 2021, beberapa mahasiswa beserta Ev. Yunus Sutandio bekerja
sama dengan Malang Peace Community (relawan korban erupsi Semeru) mengadakan acara
Trauma Healing untuk anak-anak SDN Oro-Oro Ombo di Kec. Pronojiwo Lumajang sekaligus
memberikan bantuan makanan ringan, berbagai hadiah untuk anak-anak tersebut,
dan ke warga desa terdampak erupsi Semeru di daerah Supit Urang berupa sepatu
booth dan timba.
Erupsi
Semeru yang terjadi pada hari Sabtu, 4 Desember 2021 mengakibatkan banyak warga
yang kehilangan kerabat, harta benda, dan hewan ternak yang dipelihara. Bencana
gunung Semeru ini juga menyebabkan lahar dingin yang menyebabkan salah satu
jembatan utama menjadi putus dan menghambat penyaluran bantuan untuk warga
terdampak erupsi.
Melalui acara
Trauma Healing yang diadakan, diharapkan dapat mengurangi beban psikologis
anak-anak terdampak erupsi dan mampu bangkit kembali untuk menata masa depan
mereka. Kiranya pelayanan ini menjadi berkat bagi anak-anak dan warga yang
terdampak erupsi gunung Semeru. Soli deo gloria.
Posted on 04 January 2022
Di penghujung
tahun, tepatnya pada hari Jumat, 10 Desember 2021, pkl. 16.00 wib – selesai,
STT Aletheia telah mengadakan Ibadah Penutupan Semester Gasal 2021-2022 dan
Perayaan Natal Keluarga Besar STT Aletheia. yang diselenggarakan secara hybrid,
yaitu luring bagi mahasiswa yang tinggal di asrama dan live streaming di sini
bagi mahasiswa yang tinggal di luar kampus.
Ibadah
Penutupan Semester Gasal 2021-2022 dan Perayaan Natal Keluarga Besar STT
Aletheia kali ini dibuka dengan penampilan solo dari mahasiswi Sarjana Teologi
konsentrasi Musik Gereja yaitu Sdri. Belibi Tsavanti Kezia Wibowo yang
membawakan lagu pra ibadah yang berjudul Hai Betlehem Kota Kecil dengan iringan
gitar akustik oleh Sdr. Joveren Junior. Juga ada penampilan Sdri. Dila Gloria
Koliham sebagai pembaca narasi Ibadah Penutupan Semester Gasal 2021-2022 dan
Perayaan Natal Keluarga Besar STT Aletheia.
Tema
renungan disampaikan oleh Ketua Prodi Sarjana Teologi, Ibu Ev. Liu Wisda yang
berjudul Breaking Through the Darkness mengupas nats Alkitab Matius 4: 12-16 terfokus
pada tokoh Matius penulis Injil Matius yang sedikit sekali disebutkan namanya di
Alkitab. Beda dengan tokoh Paulus dan Petrus yang banyak disebutkan namanya di
sepanjang Perjanjian Baru. Akan tetapi, Matius dengan caranya sendiri mencoba
memberikan pengharapan dan penghiburan sejati melalui tulisan tentang biografi
Yesus di tengah kondisi kegelapan yang menyelimuti dunia saat itu.
Melalui
renungan yang disampaikan, Ibu Wisda mengajak kita sebagai umat yang mengenal
kebenaran Tuhan untuk meneladani Matius sebagai orang yang memberitakan terang
di tengah kegelapan dunia ini, terutama di momen natal tahun ini di mana pandemi covid 19 masih meraja lela dan memupus pengharapan banyak manusia.
Ibadah
Penutupan Semester Gasal 2021-2022 dan Perayaan Natal Keluarga Besar STT
Aletheia juga menampilkan prestasi dosen dan mahasiswa sepanjang semester ini
di tengah keterbatasan akibat pandemi covid 19. Akhirnya,
kita patut bersyukur kepada Tuhan atas
penyertaan-Nya melewati pandemic covid 19 di tahun ini dan bisa merayakan Natal
2021. Segala kemuliaan hanya bagi Tuhan.
Posted on 13 December 2021
Di tengah
momentum kemeriahan natal, sudah sepatutnya jika kita berbagi kasih dengan
sesama yang membutuhkan. Oleh karena itu, pada hari Sabtu, 04 Desember 2021, Tim
Peduli Kasih STT Aletheia mengadakan acara Bakti Sosial Natal STT Aletheia
dengan tujuan ke Yayasan Panti Asuhan Kristen (YPAK) Malang di daerah Rampal
Celaket Malang. Karena masih dalam situasi pandemic covid 19, maka Tim Peduli
Kasih diwakili oleh beberapa orang mahasiswa dan didampingi oleh Bpk. Tjiauw
Thuan Alias Hali, Ph.D. selaku Plt. Wakil Ketua I bidang Akademik beserta ibu.
Sebagai
ketua panitia Tim Peduli Kasih Natal adalah Sdri. Ema Natalia Santoso yang
telah mengkoordinir pengumpulan sumbangan natal berupa barang, pakaian, dan
sejumlah uang kepada Ibu Lubis selaku pengelola sekaligus pemilik Yayasan Panti
Asuhan tersebut.
Kunjungan
ke YPAK tidak hanya memberikan sukacita secara jasmani saja, tapi juga
memberikan sukacita secara rohani dengan diadakannya pujian dan renungan
singkat bagi peserta yang hadir. Dan melalui kegiatan ini, diharapkan timbul
rasa kebersamaan dan sukacita natal Bersama anak-anak anggota panti asuhan
tersebut. Terima kasih juga untuk para donator yang telah menyalurkan bantuan
baik itu berupa pakaian, tas, sepatu, sembako, dan uang dalam kebersamaan ini.
Soli deo gloria.
Posted on 13 December 2021