Aletheia Counseling and Consultation Center (AC3), sebuah
lembaga pelayanan Kristen non profit yang didirikan oleh Sekolah Tinggi Teologi
Aletheia Lawang. Cakupan pelayanan AC3 meliputi Konseling dan Konsultasi
Pastoral yang terdiri dari Pelayanan Konseling, Pelayanan konsultasi Gereja,
Pelayanan Konsultasi Keuangan, Pelayanan Konsultasi Hukum, dan Pelayanan
Konsultasi Pemberdayaan Jemaat yang didukung oleh para hamba Tuhan dan
profesional di bidangnya. Sebagai narahubung Aletheia Counseling and Consultation
Center (AC3) adalah Pdt. Dr. Agung Gunawan, Th.M. yang saat ini menjabat juga
sebagai Ketua STT Aletheia Lawang.
Dalam rangka ulang tahunnya yang pertama, pada hari Senin,
21 Februari 2022, pkl. 18.30 wib - selesai, Aletheia Counseling and
Consultation Center (AC3) mengadakan zoominar secara gratis dengan tema: Church
in the Metaverse: Are You Ready?
Sebagai pembicara adalah Pdt. Yakub Tri Handoko, Th.M.
(pendiri Grace Alone Ministry (GRAM) Surabaya, kata sambutan dan perkenalan
oleh Pdt. Dr. Agung Gunawan, Th.M. (Ketua STT Aletheia Lawang) serta moderator
oleh Pdt. Hadi Sugianto, M.Th. (Pendeta senior di GKT Hosana Bumi Permai
Surabaya).
Teknologi Metaverse merupakan dunia realitas virtual yang
adalah proses mirroring dari kehidupan dan permainan person di dunia yang
nyata. Pemainnya nyata namun dunianya maya. Dan di zaman serba cepat dan instan
ini yang didukung oleh internet, suka atau tidak suka, mau tidak mau, gereja
dituntut untuk beradaptasi dengan hal ini.
Dalam bahasannya, Pdt. Yakub memperingatkan bahwa dunia
metaverse/digital sangat mempengaruhi pola pikir dan juga dapat menyesatkan
jemaat. Oleh karena itu, gereja wajib menemukan cara agar dunia digital juga
bisa menjadi berkat bagi jemaat dan menjangkau orang-orang lain bahkan di
belahan dunia yang lain. Akan tetapi, sedemikian besar pengaruh dunia digital/metaverse,
tidak bisa menggantikan pertemuan secara onsite/langsung terutama bila gereja
sedang mengadakan ibadah perjamuan kudus misalnya. Lagipula, pertemuan secara
daring tidak dapat menggantikan arti dan makna pertemuan secara langsung yang
mana jemaat membutuhkan faktor kedekatan dan rasa nyaman ketika bersosialisasi
dengan jemaat dan hamba Tuhannya. Saran dari Pdt. Yakub, gereja tetap bisa
menjangkau jemaat dan orang-orang secara online, tetapi juga sekali waktu
mengadakan pertemuan secara langsung dalam ibadah-ibadah untuk saling bertumbuh
dalam Tuhan. Karena gereja digital hanyalah ekstensi, dan bukan pengganti.
Zoominar diadakan secara online melalui aplikasi Zoom
meeting dan streaming Youtube sehingga dapat menjangkau banyak peserta. Dan ini
terbukti dengan hadirnya lebih dari 400 peserta di ruang zoom meeting dan lebih
dari 2200 peserta melalui kanal Youtube. Peserta terlihat sangat antusias
dengan tema ini terutama dengan diadakannya sesi tanya jawab di akhir acara. Bagi
jemaat yang ingin melihat lagi zoominar di kanal Youtube, dapat mengaksesnya di SINI
Semoga melalui zoominar ini, kita, jemaat Tuhan
diperlengkapi untuk menghadapi situasi di zaman digital yang semua serba cepat,
instan, dan mengandalkan internet, terlebih lagi dengan teknologi metaverse.
Soli Deo Gloria.
Posted on 24 February 2022
Sebagai generasi muda tentunya tidak boleh kendor terhadap lagu-lagu Hymne. Dan pada tanggal 11 Februari 2022 pukul 16.00 iib – selesai, BEM STT Aletheia sie Kesenian menyelenggarakan lomba bertajuk Triple A dengan tema Song For God yang dilandasi dari Mazmur 150:1-6. Kegiatan tersebut dilakukan dengan sesuatu yang berbeda bersama juri-juri yang berkualitas. Seluruh mahasiswa mengikuti perlombaan dengan sistem festival band yang diarahkan pada Teknik mengaransemen lagu PPR. Triple A diadakan di Auditorium Sola Gratia dan disiarkan secara streaming lewat Youtube di SINI sehingga penonton dari luar kampus juga dapat mengikuti lomba tersebut dengan sangat antusias. Para peserta terlihat sangat antusias dalam mengaransemen lagu himne
yang selama ini terkesan kaku dan kuno dengan beragam alat musik
termasuk aransemen salah satu peserta yang menggunakan alat musik
tradisional.
Tujuan dari lomba ini adalah memberikan pemahaman kepada pemuda & remaja bahwa lagu himne tidak kalah menarik dengan lagu-lagu kontemporer zaman sekarang dan mengajak pemuda & remaja seluruh gereja untuk juga berpartisipasi menghidupkan lagu himne yang sudah diciptakan sedemikian indah terutama karena makna teologis dalam lagu-lagu PPR sangat dalam dengan cara mengaransemen musiknya dan bukan malah meninggalkannya.
Kriteria yang diperlombakan, yaitu:
1. Lagu Puji-Pujian Rohani wajib di PPR A No. 5 dengan judul Mari Memuji Tuhan (seluruh bait)
2. Lagu PPR pilihan bebas.
Hadiah lomba dan pemenangnya adalah sebagai berikut:
1. Juara 1 Rp. 300.000.- (tingkat 2)
2. Juara 2 Rp 200.000,- (tingkat 4)
3. Juara 3 Rp 150.000,- (tingkat 3)
4. Juara 4 Rp 100.000,- (tingkat 1)
Berikut adalah daftar lagu pilihan bebas peserta Triple A:
Tingkat 1 mengaransemen PPR A No 16 dengan judul Hanya Yesus Patut Dipuji (Reggae Style)
Tingkat 2 mengaransemen PPR Pemuda & Remaja No 30 dengan judul Kesukaan Yang Ceria (Arabian Style lengkap dengan Tamborin dan alat musik pukul dari Afrika: Jimbe)
Tingkat 3 mengaransemen PPR A No 66 dengan judul Jaminan Mulia
Tingkat 4 mengaransemen PPR A No 132 dengan judul Sandar Pada Lengan Yang Kekal (Rapp Style)
Juri lomba Triple A ini adalah sebagai berikut:
1. Ev. Christian Reeve, S. Th.
2. Pdt. Linus Baito, M.Th.
3. Ev. Tan Yunus Sutandio, M.C.M.
Untuk menambah lomba ini lebih menarik, panitia juga menyediakan doorprize gelas/mug berlogo Song for God bagi yang beruntung dan di akhir lomba, sebagai wujud apresiasi dan penilaiannya, diadakan sesi pemberian souvenir termos tumblr tanda terima kasih kepada para juri.
Posted on 14 February 2022
Malam
Kesaksian kali ini dimulai pukul 19.00 dan diadakan secara hybrid.
Kegiatan ini, dipimpin oleh Sdr. Daniel Kefin Manafe dan diiringi oleh
tim musik band dari mahasiswa.
Pada kesempatan kali ini, Malam Kesaksian yang mengambil tema “More Than Enough”bertujuan agar mahasiswa yang bersaksi dapat menyaksikan kebaikan Tuhan selama proses pembentukan mereka di STT Aletheia.
Adapun mahasiswa yang bersaksi pada kali ini yaitu :
- Timoti Kurniawan (Mahasiswa Angkatan 2018) – Mahasiswa dari prodi Musik
- Lois Orla Wijayanti (Mahasiswa Angkatan 2018) – Mahasiswa dari prodi Teologi
- Christo Antusias Davarto Siahaan (Mahasiswa Angkatan 2018) – Mahasiswa dari prodi Teologi
Dalam
acara kali ini juga dihadiri oleh beberapa dosen yang terlibat dalam
zoom, dan juga ada beberapa dosen yang datang secara langsung. Acara
diakhiri dengan doa syafaat dan doa penutup oleh Pdt. Amos Winarto. Soli
deo Gloria.
Posted on 11 February 2022