Di tengah
momentum kemeriahan natal, sudah sepatutnya jika kita berbagi kasih dengan
sesama yang membutuhkan. Oleh karena itu, pada hari Sabtu, 04 Desember 2021, Tim
Peduli Kasih STT Aletheia mengadakan acara Bakti Sosial Natal STT Aletheia
dengan tujuan ke Yayasan Panti Asuhan Kristen (YPAK) Malang di daerah Rampal
Celaket Malang. Karena masih dalam situasi pandemic covid 19, maka Tim Peduli
Kasih diwakili oleh beberapa orang mahasiswa dan didampingi oleh Bpk. Tjiauw
Thuan Alias Hali, Ph.D. selaku Plt. Wakil Ketua I bidang Akademik beserta ibu.
Sebagai
ketua panitia Tim Peduli Kasih Natal adalah Sdri. Ema Natalia Santoso yang
telah mengkoordinir pengumpulan sumbangan natal berupa barang, pakaian, dan
sejumlah uang kepada Ibu Lubis selaku pengelola sekaligus pemilik Yayasan Panti
Asuhan tersebut.
Kunjungan
ke YPAK tidak hanya memberikan sukacita secara jasmani saja, tapi juga
memberikan sukacita secara rohani dengan diadakannya pujian dan renungan
singkat bagi peserta yang hadir. Dan melalui kegiatan ini, diharapkan timbul
rasa kebersamaan dan sukacita natal Bersama anak-anak anggota panti asuhan
tersebut. Terima kasih juga untuk para donator yang telah menyalurkan bantuan
baik itu berupa pakaian, tas, sepatu, sembako, dan uang dalam kebersamaan ini.
Soli deo gloria.
Posted on 13 December 2021
Dengan ucapan
syukur kepada Tuhan Yesus, Program Studi Sarjana Teologi Konsentrasi Musik
Gereja telah mengadakan acara Resital Solo untuk 2 orang mahasiswanya, yaitu sdr.
Timoti Kurniawan (Piano), dan sdri. Elizabeth Catherina Febrianto (Soprano). Resital
Solo merupakan acara wajib sebagai salah satu syarat kelulusan mahasiswa dari
Prodi S.Th. Kons. Musik Gereja.
Resital
solo diadakan pada hari Jumat, 19 November 2021, pkl. 19.00 wib – selesai di
Auditorium Sola Gratia STT Aletheia Lawang yang disaksikan oleh dosen, mahasiswa,
orang tua resitalis, dan disiarkan secara langsung lewat kanal youtube di sini
Kedua
resitalis menghadirkan kembali beberapa gubahan lagu klasik dari era tempo dulu,
seperti misalnya Prelude, from Suite in D Minor HWV. 437, No. 1 karya
George Frideric Handel (1685-1759), Prelude, Op. 28 No. 4, in E Minor karya
Frederic Chopin (1810-1849), From Magnificat Aria: Quia Respexit karya
Johann Sebastian Bach (1685–1750), From Messiah Rejoice Greatly, O Daughter
of Zion karya George Frideric Handel (1685-1759) dan beberapa lagu klasik
lainnya.
Program
Studi Sarjana Teologi Konsentrasi Musik Gereja telah sering menyelenggarakan
Resital Solo bagi mahasiswanya dan menjadi bukti kualitas lulusan dari Program
Studi Sarjana Teologi Konsentrasi Musik Gereja STT Aletheia Lawang. Di samping
mahasiswa dibekali dengan ilmu teologi, juga diperlengkapi dengan cara bermain musik,
dan cara melatih vokal dengan sangat baik. Tentu saja hal ini tidak dengan mudah
dilakukan. Oleh karena itu, Program Studi Sarjana Teologi Konsentrasi Musik
Gereja juga memilih dosen musik yang berkualitas dan rohani yang baik agar bisa
menghasilkan mahasiswa yang berintegritas bagi pelayanan di gereja nantinya.
Kiranya
melalui Resital Solo ini, nama Tuhan boleh dimuliakan. Soli deo Gloria!
Posted on 24 November 2021
Bagian
kemahasiswaan STT Aletheia bekerjasama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian
kepada Masyarakat (LPPM) STT Aletheia mengadakan Webinar dengan tema Merdeka Menulis Teologi yang diikuti oleh 28 peserta perwakilan dari anggota
PERSETIA dan PERMASTI. Webinar
sendiri diadakan dalam 2 hari, yaitu:
1. Jumat, 05 November 2021 dengan sub tema Meneropong Plagiarisme dan Metodologi dalam Berteologi.
Pembicara: Pdt. Amos Winarto, Ph.D. Beliau adalah salah satu dosen tetap dan juga menjabat sebagai wakil ketua III Bidang Kemahasiswaan STT Aletheia Lawang.
2. Sabtu, 06 November 2021 dengan sub tema Tips Menulis Karya Teologi dan Tanya Jawab.
Pembicara: Bapak Paulus Eko Kristianto. Beliau mahasiswa Doktoral Ilmu Teologi F.Th. UKDW Yogyakarta.
Dalam plagiarisme, Pdt. Amos
mengatakan bahwa itu termasuk dalam tindakan dis-integritas akademis bahkan
bisa menjadi komoditas ekonomi di mana plagiarisme dilakukan dengan membayar
orang lain menulis karya akademis orisinal untuk kepentingan pribadi (“mencuri
ide orisinal).
Lebih lanjut, beliau dalam bab lain
menekankan bahwa metodologi dalam berteologi merupakan Tindakan untuk
menjelaskan iman Kristen dengan bertanggung jawab sesuai standar Tuhan yang
menyatakan diri-Nya dan bukan usaha untuk membuktikan secara empiris iman Kristen
sesuai standar ilmu empiris/yang kelihatan.
Sedangkan bpk. Paulus dalam makalahnya menyampaikan bahwa terdapat banyak
bidang ilmu teologi seperti biblika, teologi umum, historika, etika,
sistematika, dan praktika sehingga perlu adanya sikap memahami dan menerima kemajemukan
bidang ilmu teologi tersebut. Beliau juga menyampaikan bahwa untuk menjadi
seorang penulis artikel teologi, perlu menyesuaikan diri dengan minat dan
pergumulan terhadap konteks, berefleksi terhadap konteks, juga perlu adanya sikap
membangun kebiasaan membaca dan menulis. Jadi menulis artikel teologi tidak
perlu menunggu jadi ahli, tetapi berproses menjadi ahli.
Melalui webinar ini
diharapkan agar peserta webinar mendapat suntikan semangat baru untuk menulis
artikel teologi dengan tema-tema baru yang sesuai konteks zaman ini dan menjadi
panduan bagi jemaat umum terkait kasus tertentu. Dan untuk selanjutnya, hasil
tulisan dari peserta webinar ini akan dibuatkan buku yang berjudul Bunga Rampai Merdeka Menulis, Merdeka Memberkati: Para Mahasiswa
Teologi Menulis untuk Memberkati Gereja yang akan
diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
(LPPM) STT Aletheia.
Kiranya melalui webinar
ini, peserta dapat mengembangkan kejujuran dalam pelayanan dan
keterampilan menulis dalam berteologi supaya para mahasiswa teologi dapat
menjadi berkat dalam pelayanan gerejawi. Segala kemuliaan hanya bagi Tuhan.
Posted on 19 November 2021