BERITA DAN ACARA

 

Malam Kesaksian 2022: Perfect Sinner 2

Bersaksi merupakan perintah langsung dari Tuhan Yesus kepada murid-murid-Nya. Oleh karena itu, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STT Aletheia mengadakan Malam Kesaksian bagi 3 orang mahasiswa tingkat I dan ini merupakan pelaksanaan kesaksian yang kedua dari semester ini yang dipimpin oleh Sdri. Nirma E. Riwu. Malam Kesaksian tersebut dilakukan secara hybrid (luring dan daring) pada hari Kamis, 27 Oktober 2022, pkl. 19.00 WIB – selesai. Secara luring, acara dipusatkan di Ruang Auditorium Sola Gratia dan secara daring dengan menggunakan aplikasi zoom meeting.

Malam Kesaksian ini dihadiri oleh seluruh mahasiswa secara luring di Ruang Auditorium Sola Gratia dan oleh Bpk. Ev. Ali Salim, Th.M (Waket III Bidang Kemahasiswaan) dan Ibu Mega (Istri Bpk. Ali Salim). Hal terpenting yang bisa dipetik dalam kegiatan ini adalah: Menjadi seorang hamba Tuhan bukanlah hal yang mudah. Di tengah kesibukannya, hamba Tuhan harus tetap menjaga komitmennya untuk terus berjuang dan berkarya bagi Tuhan.”

Malam Kesaksian ini ditutup dengan doa oleh Ev. Ali Salim Th. M. Segala puji bagi Yesus. Haleluya.

Posted on 03 November 2022



Rapat Umum Anggota XV PERSETIA 2022

Sebagai anggota yang aktif, pada tanggal 24-27 Oktober 2022 STT Aletheia mengutus Bpk. Tjiauw Thuan Alias Hali, Ph.D. dan Sdr. Joshua Tedjo Budianto untuk mengikuti Rapat Umum Anggota (RUA) XV Perhimpunan Sekolah-sekolah Teologi di Indonesia (PERSETIA) yang diadakan di Gedung Serba Guna GKS Jemaat Waingapu, Kecamatan Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur. Tema Rapat Umum Anggota XV adalah Pendidikan Teologi bagi Perdamaian dan Keutuhan Bangsa dan yang bertindak sebagai host acara adalah STT GKS Lewa. Rapat Umum Anggota dihadiri oleh kurang lebih 200 orang dari berbagai Sekolah Tinggi baik yang anggota atau pun calon anggota.

Tujuan dari RUA XV kali ini adalah untuk mengevaluasi perjalanan PERSETIA selama masa bakti 2018-2022 dan menentukan arah masa depan dengan tujuan agar PERSETIA semakin mewujudkan visi dan misinya di tengah gereja dan masyarakat. Sementara hasil yang akan dicapai oleh Rapat Umum Anggota XV ini adalah:

      1. Menetapkan Laporan Pelaksanaan Kegiatan Pengurus masa bakti 2018-2022

      2. Menetapkan perubahan nama kepanjangan PERSETIA dalam AD/ART dengan menyesuaikan ketentuan hukum/perundangan yang berlaku.

      3. Menetapkan Kepengurusan baru masa bakti 2022-2026

      4. Menetapkan Program Kerja dan Keuangan serta Organisasi.

      5. Menetapkan anggota baru dan mengevaluasi anggota yang lama.

       

             Bersyukur karena Rapat Umum Anggota PERSETIA XV berjalan dengan lancar dan berhasil menentukan kepengurusan yang baru untuk periode 2022-2026 mendatang. Soli Deo Gloria. 

      Posted on 01 November 2022



      Diskusi Teologi 13 Oktober 2022

      Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STT Aletheia telah mengadakan Diskusi Teologi untuk kalangan mahasiswa yang diselenggarakan secara onsite pada hari Kamis, 13 Oktober 2022, pkl. 19.00 WIB – selesai di ruang Auditorium Sola Gratia.

      Diskusi teologi kali ini menyoroti Viralnya Pesulap Merah dan Perannya Mengedukasi Masyarakat.

      Diskusi teologi ini dipimpin oleh Sdr. Kevin Deron Citro yang awali dengan saat teduh dan menyanyikan sebuah nyanyian “Hati Kupercaya”. Acara selanjutnya diserahkan penuh kepada Tjiauw Thuan Alias Hali yang memoderatori diskusi melalui pertanyaan-pertanyaan yang mengarahkan perhatikan mahasiswa pada tema. Dalam diskusi kali ini, hadirin disuguhkan dengan video singkat selama 6 menit yang berjudul “Trik Sulap Santet Bola Api-Gus Samsudin Jaddab”, video ini berisikan tentang kebohongan trik sulap dari Gus Samsudin Jaddab yang dibukakan kebenaran trik sulapnya oleh Marcel Radhival alias Pesulap Merah.

      Mahasiswa/i yang hadir sangat antusias saat mengikuti kegiatan ini. Ada banyak tanggapan dan pertanyaan yang dicoba untuk dikaitkan dengan isi video tersebut dengan konteks Alkitab dan relevansinya dengan kehidupan masa kini. Semakin lama perdebatan semakin panas dan berakhir dengan sebuah kesimpulan bahwa, “Ada hal-hal yang merupakan ilmu pengetahuan di dunia yang dapat dipelajari, juga oleh para pesulap, ada hal-hal supranatural dengan penyembuhannya serta ada pula perdukunan yang hendaknya dijauhi oleh semua orang.”

      Diskusi teologi ini diakhiri dengan doa penutup yang dipimpin oleh Ev. Hendry Bunarta. Segala puji bagi Yesus. Haleluya.

      Posted on 18 October 2022