Perbedaan pandangan tentang
penciptaan alam semesta dengan teori evolusi telah menjadi suatu isu yang
selalu hangat diperdebatkan dari waktu ke
waktu. Bagaimana cara kita menyikapi teori evolusi yang sudah menjadi salah
satu fondasi dasar ilmu pengetahuan modern yang
tampaknya bertentangan dengan kisah penciptaan Alkitab? Seminar Teologi ini bertajuk
Analisis Kritis Akomodasi Charles Hodge terhadap Teori Evolusi Darwin. Seminar
yang merupakan
hasil karya ilmiah skripsi yang ditulis
oleh Gleen A. Warouw dengan Pdt. Amos Winarto sebagai Dosen Pembimbingnya ini merupakan upaya dari Prodi S.Th. untuk meningkatkan suasana akademik dan
merupakan bagian dari Pengabdian Kepada Masyarakat dengan mempresentasikan
hasil penelitian tugas akhir mahasiswa.
Seminar Teologi yang
diselenggarakan oleh Prodi Sarjana Teologi pada hari Jumat, 15 September 2023,
pkl. 13.00 - 14.00 wib ini diikuti oleh 106 peserta dari kalangan akademisi,
mahasiswa, dan jemaat umum dimoderatori oleh Ev. Liu Wisda ini dimulai dengan presentasi materi oleh Pdt.
Amos Winarto selama ± 10 menit dan dilanjutkan dengan presentasi pemateri umum
selama ± 35 menit. Setelah itu dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diakhiri
dengan foto bersama.
Peserta terlihat sangat
antusias terutama ketika diadakan sesi diskusi terhadap masalah yang diangkat
pembicara. Pdt. Amos dan Bpk. Glenn sebagai pembicara dalam Sebinar Teologi
ini terlihat sangat menguasai bahan webinar dan mampu menjawab setiap
pertanyaan yang diajukan oleh peserta.
Beberapa manfaat yang diperoleh
peserta setelah mengikuti Sebinar Teologi ini antara lain: Materi seminar
memperlengkapi mahasiswa dalam memahami konsep penciptaan dan semakin
meneguhkan iman kepada Allah sebagai Pencipta (Cretio Ex Nihilo), Seminar ini
memberikan kontribusi dalam hal ilmu pengetahuan sains dan teologi bagi saya
untuk belajar lebih jauh lagi tentang dunia teologi dan dunia sains, Menolong
utk memahami teori evolusi dan pentingnya menerapkan nilai-nilai kebenaran
Alkitab dalam mengkajinya dan masih banyak lagi.
Kiranya seminar teologi semacam ini makin membuat nama Tuhan
dipermuliakan oleh kebenaran Alkitab. Tuhan Yesus memberkati.
Posted on 22 September 2023
Sebagai
salah satu perwujudan dari penandatanganan kerja sama antara STT Aletheia
Lawang dengan Lingkar Filsafat (Circles) Indonesia yang telah dilaksanakan adalah
dengan diselenggarakannya Seminar Khusus (SERIUS) dengan pembicara Pdt. Amos
Winarto, Ph.D. dengan tema Iman Kristen dalam Dunia Artificial intelligence
yang juga telah selesai diselenggarakan pada hari Senin 11 September 2023, pkl.
19.00 wib -selesai melalui kanal zoom meeting yg difasilitasi oleh Lingkar
Filsafat (Circles) Indonesia.
Pdt.
Amos dalam materinya memberikan beberapa tips petunjuk menaati Tuhan ketika
berhadapan dengan Kecerdasan Buatan/Artificial intelligence (AI), yaitu:
1.
Mengakui bahwa AI adalah
ciptaan manusia dan karenanya adalah gambar manusia (“artificial” atau
“buatan”). AI bukanlah saingan atau ancaman terhadap kedaulatan Tuhan, tetapi
alat yang dapat digunakan untuk tujuan baik atau jahat.
2.
Menghormati martabat dan
nilai manusia, yang merupakan ciptaan khusus Tuhan. AI tidak boleh digunakan
untuk mengeksploitasi, menyakiti, atau merendahkan orang lain, tetapi untuk
melayani dan meningkatkan kesejahteraan manusia
3.
Mencari hikmat dan
kearifan dari Firman dan Roh Allah ketika berinteraksi dengan AI. AI bukanlah
sumber kebenaran atau moralitas tertinggi, tetapi cerminan dari pengetahuan dan
nilai-nilai manusia. Kita harus menguji segala sesuatu dengan standar Allah dan
tidak tertipu oleh klaim atau janji palsu.
4.
Tunjukkan cinta dan
kebaikan kepada mereka yang membuat dan menggunakan AI, serta kepada mereka
yang terpengaruh olehnya. AI bukanlah alasan untuk menghindari atau mengabaikan
hubungan manusia, tetapi kesempatan untuk membagikan Injil dan menunjukkan karakter
seperti Kristus.
Beliau
juga menegaskan bahwa sebagai ciptaan manusia, AI tidak boleh menggantikan
TUHAN. Penting bagi orang Kristen untuk membuat dan/atau menggunakan AI dengan
bijaksana dan berhati-hati. Dalam perkembangan teknologi AI, orang Kristen
harus tetap mengutamakan hubungan dengan TUHAN dan sesama (bdk. Matius 22:37
-40).
Kiranya
melalui kegiatan-kegiatan bersama ini, STT Aletheia makin dikenal di kalangan
umum dan kebenaran firman Tuhan makin dinyatakan. Soli deo gloria.
Posted on 12 September 2023
Sebagai
salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat terutama masyarakat sekitar
kampus, maka Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STT Aletheia Lawang berinisiatif untuk melibatkan
seluruh mahasiswa untuk melakukan kegiatan bersih-bersih sekitaran kampus di
jalan Argopuro sampai dengan jalan Argomoyo Lawang. Kegiatan ini didorong atas rasa kebersamaan untuk
melawan sampah dan menciptakan lingkungan yang bersih.
Kegiatan bersih-bersih
sampah ini dilakukan di jam olah raga mahasiswa yaitu pada hari Jumat, 08
September 2023, pkl. 15.00 wib – 17.00 wib untuk menumbuhkan kebersamaan di
antara mahasiswa sekaligus menimbulkan sikap untuk tidak membuang sampah dengan
sembarangan karena ternyata perbuatan tersebut sangat mengganggu masyarakat dan
berdampak pada kesehatan masyarakat sekitarnya.
Dengan adanya kegiatan
ini, masyarakat sekitaran kampus menjadi makin merasa bahwa STT Aletheia juga
peduli dengan lingkungan sekitarnya. Puji Tuhan.
Posted on 12 September 2023